OTOMOTIFNET – Tahun lalu disaat semua orang meragukan performa Nicky Hayden di kandang sendiri dengan performa motor pas-pasan, ternyata ia mampu membawa motor Ducati miliknya finis di posisi kelima, setelah berjuang keras melawan rival-rivalnya. Performa yang bagus ini, tentunya tidak terlepas dari dukungan fans dan mentalnya di kandang sendiri.
Namun tahun ini, pastinya Hayden akan tampil mati-matian di kandang sendiri untuk meraih kemenangan. Pasalnya performanya cukup lebih bagus ketimbang tahun lalu. Bahkan di seri Jerman kemarin Hayden yang start dari posisi ke-12, Hayden mampu bertarung dan sempat naik ke posisi lima. Sayangnya pertarungan ketat 4 pembalap untuk meraih posisi kelima cukup dekat.
“Saya tidak sabar menanti berlangsungnya balapan di MotoGP Laguna Seca akhir pekan ini, karena sirkuit ini adalah sirkuit yang sangat spesial bagi saya. Sirkuit dengan karakter yang cukup keras, namun cukup unik. Bukan karena saya orang Amerika ya, tapi memang sirkuit ini memiliki karakter yang cukup unik,” jelas Hayden.
Apa yang diungkapkan oleh Hayden ini ada benarnya juga. Karena jika melihat layout sirkuitnya, tidak ada jalur lurus yang benar-benar lurus dan panjang. Semuanya merupakan kombinasi tikungan cepat dan tikungan pendek. Belum lagi dengan adanya tikungan blind spot kearah tikungan S kecil dan menurun, membuat karakter sirkuitnya jadi lebih komplit.
“Imajinasi racing line yang harus dilalui oleh pembalap tiap lapnya sudah harus ada. Dan ini tidak boleh meleset, karena berhubungan dengan waktu tercepat gap antar pembalap saat balapan berlangsung. Dan dari tikungan satu ke tikungan lain adalah sambung menyambung dan tidak terputus,” papar Hayden lagi.
Yup, bahkan Valentino Rossi sendiri saat berduel dengan Stoner 2 tahun lalu, sempat menginjak gravel di tikungan blind spot S kecil atau tikungan 8A dan 8. Beruntung Rossi mampu melalui semuanya dengan cukup tenang dan penuh fokus. Bagaimana dengan Hayden pekan ini? kita lihat saja nanti.




